RESTORASI ONTOLOGIS PENDIDIKAN KARAKTER: TAZKIYAH AL GHAZALI SEBAGAI FONDASI SPIRITUAL DI ABAD 21
DOI:
https://doi.org/10.58791/drs.v27i01.749Abstract
Artikel ini bertujuan merumuskan sebuah restorasi ontologis dalam pendidikan karakter dengan menempatkan konsep Tazkiyatun Nafs Al Ghazali sebagai fondasi spiritual yang fundamental. Kajian ini didorong oleh fenomena krisis karakter peserta didik di abad 21 yang ditandai dengan rapuhnya pengendalian diri serta dominasi orientasi hidup yang materialistis dan dangkal. Menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini menggali kembali pemikiran klasik Al Ghazali mengenai penyucian jiwa untuk ditarik benang merahnya dengan tantangan pendidikan masa kini. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif guna menghasilkan sintesis antara teori pendidikan Islam tradisional dan realitas sosiologis modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tazkiyah mampu berperan sebagai navigasi moral melalui empat pilar utama yakni pembinaan hati, pengendalian hawa nafsu, pembiasaan akhlak terpuji, dan pembersihan diri dari sifat tercela. Penemuan ini menegaskan bahwa restorasi karakter harus dimulai dari pemulihan dimensi batiniah manusia sebelum menyentuh aspek perilaku lahiriah. Kesimpulannya, Tazkiyah Al Ghazali menawarkan kerangka kerja spiritual yang kokoh bagi para pendidik untuk membentengi generasi modern dari dekadensi moral dan nihilisme makna.




