MODEL EDUKASI FIQH LINGKUNGAN UNTUK KONSUMSI PANGAN BERKELANJUTAN DI PESANTREN : SEBUTIR NASI YANG TERBUANG, SEBUAH DOSA YANG TERLUPAKAN   

Authors

  • maulida hayatie MI Ibnu Atha'illah , Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah image/svg+xml Author
  • Rika Sartika Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.58791/tadrs.v10i02.929

Keywords:

MODEL EDUKASI, FIQH LINGKUNGAN, PEMBOROSAN MAKANAN, EKO-TEOLOGI

Abstract

ABSTRAK

Persoalan sisa makanan di pesantren mencerminkan kesenjangan antara larangan israf dalam ajaran Islam dan realitas konsumsi pangan santri, sementara edukasi lingkungan pesantren selama ini masih berfokus pada sampah anorganik dan belum menyasar perilaku konsumsi pangan berbasis nilai fiqh. Penelitian ini bertujuan merumuskan model edukasi fiqh lingkungan untuk mengisi kekosongan tersebut, menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang diadaptasi hingga tahap analisis kebutuhan, perancangan model, dan validasi ahli, dengan subjek santri, guru/ustadz-ustadzah, dan pengelola dapur di MI plus Pondok Pesantren Ibnu Atha'illah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan triangulasi. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa sisa makanan konsisten teramati pada hampir setiap waktu makan; sebagian merupakan kelebihan penyediaan akibat faktor eksternal seperti kantin dan titipan makanan orang tua, namun mubazir yang nyata tetap ditemukan pada kebiasaan makan santri usia dini yang membiarkan makanan terbuang tanpa dipungut kembali, mengindikasikan kesenjangan antara pengetahuan normatif dan praktik. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan model edukasi fiqh lingkungan berisi lima komponen (tujuan, materi, metode, media, evaluasi) untuk menguatkan nilai israf dan amanah pangan. Model divalidasi oleh tiga ahli (dosen Pendidikan Agama Islam, ketua kurikulum pondok pesantren, dan pengajar fiqh) menggunakan teknik Content Validity Ratio, dengan hasil seluruh komponen model memperoleh nilai CVR 1,00 (valid). Uji coba lapangan dan diseminasi model direkomendasikan untuk penelitian lanjutan.

Kata kunci: edukasi pesantren; fiqh lingkungan; israf; konsumsi pangan berkelanjutan;model edukasi.

Abstract (English)

The issue of food waste in pesantren reflects a gap between the Islamic prohibition of israf and the daily reality of santri's food consumption, while environmental education in pesantren has mainly focused on inorganic waste, not yet addressing food consumption behavior based on fiqh values. This study aims to develop an environmental fiqh education model to address this gap, using a Research and Development (R&D) approach limited to the needs analysis, model design, and expert validation stages, involving santri, teachers, and kitchen staff at MI Pondok Pesantren Ibnu Atha'illah as subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed qualitatively through source and technique triangulation. The findings show leftover food occurring at nearly every mealtime; part stems from external factors such as on-site canteens and food brought by parents, yet genuine wastefulness (mubazir) persists in young santri's habit of leaving fallen food unretrieved, indicating a gap between normative knowledge and actual practice. Based on these findings, an environmental fiqh education model was developed comprising five components (objectives, materials, methods, media, and evaluation) to strengthen the values of israf and food amanah. The model was validated by three experts, an Islamic education lecturer, a pesantren curriculum coordinator, and a fiqh instructor, using the Content Validity Ratio technique, with all components obtaining a CVR of 1.00. Field testing and dissemination of the model are recommended for further research.

Keywords: educational model; environmental fiqh; israf; pesantren education; sustainable food consumption.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman. (2024). Metode Research and Development dalam pendidikan Islam. RABBAYANI: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami, 4(1), 26–41. https://e-journal.staima-alhikam.ac.id/rabbayani/article/view/2610

Akbar, F., & Gantaran, A. (2025). Penerapan teori belajar behavioristik dalam proses pembelajaran PAI. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 107–116. https://doi.org/10.58518/darajat.v5i2.1413

Idris, M. A. (2018). Israf dan pendidikan Islam sebagai pencegahnya. At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 10(2), 182–191.

Kasanah, N., As Sajjad, M. H., & Rohmatullah, D. M. (2023). Responsive Islamic boarding school management to environmental sustainability through green pesantren program. Muslim Heritage, 8(2), 267–278. https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v8i2.5017

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Data komposisi sampah nasional. Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/data

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (2024). Kajian susut dan sisa pangan (food loss and waste) di Indonesia. Bappenas bekerja sama dengan Waste4Change dan World Resources Institute.

Khoirunnisa, S., Abu Nazar, I., & Abdul Matin, H. H. (2025). Strengthening green Islamic values to realize eco-pesantren. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 17(2), 1227–1242. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v17i2.8219

Kusumawardani, D., Hidayati, N. A., Martina, A., Agusti, K. S., Rahmawati, Y., Amalia, Y. Y., & Ramdaniyah, N. F. (2023). Household food waste in Indonesia: Macro analysis. Polish Journal of Environmental Studies, 32(6), 5651–5658. https://doi.org/10.15244/pjoes/163157

Latif, M. A., Shidiq, N., & Farida, N. (2025). Implementasi model pembiasaan uswah hasanah kyai untuk menumbuhkan akhlak santri Pondok Pesantren Al Istiqomah Kebumen. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(3), 145–159. https://doi.org/10.59841/ihsanika.v3i3.2938

Lawshe, C. H. (1975). A quantitative approach to content validity. Personnel Psychology, 28(4), 563–575. https://doi.org/10.1111/j.1744-6570.1975.tb01393.x

Mubin, M. N., Ikhasan, B. M. N., & Putro, K. Z. (2021). Pendekatan kognitif-sosial perspektif Albert Bandura pada pembelajaran pendidikan agama Islam. Edureligia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 92–103. https://doi.org/10.33650/edureligia.v5i1.1792

Muthmainnah, F. S., Budiningsari, D., Hardiyanti, M., Prawiningdyah, Y., & Aulia, J. N. (2025). Keterkaitan kesukaan dan pengetahuan tentang food waste terhadap jumlah sisa makanan makan siang siswa sekolah dasar. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 22(1), 41–51. https://doi.org/10.22146/ijcn.116242

Muzakki, H., Arif, M., & Mamah, M. (2025). Integration of Islamic education values and fiqh al-bi'ah in cultivating environmentally responsible character. Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan, 23(1), 55–70. https://doi.org/10.21154/cendekia.v23i1.10272

Polit, D. F., Beck, C. T., & Owen, S. V. (2007). Is the CVI an acceptable indicator of content validity? Appraisal and recommendations. Research in Nursing & Health, 30(4), 459–467. https://doi.org/10.1002/nur.20199

Rahayu, A. (2025). Metode penelitian dan pengembangan (R&D): Pengertian, jenis dan tahapan. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 459–470. https://doi.org/10.54259/diajar.v4i3.5092

Rozinah, S., Bahri, S., Rahman, M. A., Hunaidah, H., & Syafiudin, A. (2025). Transforming the ecological behavior of santri through the Go Green Program based on the eco-pesantren model. Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial, 6(2), 187–204. https://doi.org/10.35878/santri.v6i2.1933

Sulismadi, Soedarwo, V. S. D., & Salam, A. (2025). Transformasi karakter santri melalui edu-ecoliteracy Islami sebagai instrumen pesantren Muhammadiyah dalam mendukung tercapainya SDGs. SOSPOL: Jurnal Sosial Politik, 11(3), 51–69. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v11i3.42306

Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ilmiah. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60

United Nations Environment Programme. (2024). Food Waste Index Report 2024. UNEP.

Zailani, A., Dermawan, O., & Maarif, M. A. (2026). Manajemen pesantren dalam meningkatkan perilaku santri berwawasan lingkungan: A systematic literature review. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 7(2), 375–392. https://doi.org/10.53299/diksi.v7i2.4210

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

MODEL EDUKASI FIQH LINGKUNGAN UNTUK KONSUMSI PANGAN BERKELANJUTAN DI PESANTREN : SEBUTIR NASI YANG TERBUANG, SEBUAH DOSA YANG TERLUPAKAN   . (2026). TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN, 10(02), 850-860. https://doi.org/10.58791/tadrs.v10i02.929