IMPLEMENTASI PUNISHMENT DALAM MEMBANGUN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA NURUDDIN CIOMAS
DOI:
https://doi.org/10.58791/tadrs.v9i01.249Abstract
Fokus penelitian ini adalah penerapan sebuah punishment untuk mengembangkan kedisiplinan santri pondok pesantren Miftahul Huda Nuruddin. Dalam mendidik dan membina santrinya pondok pesantren ini dikenal dengan menerapkan metode punishment atau hukuman. Jenis penelitian ini studi kasus dengan pendekatan kualitatif, agar peneliti bisa melakukan riset yang mendalam terhadap subjek yang diteliti. Dalam penelitian ini peneliti terlibat langsung dalam memantau program punishment yang diterapkan di pondok pesantren Miftahul Huda Nuruddin, berarti yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode observasi yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruhnya terhadap kedisiplinan santri dengan memakai program hukuman. Inti dari hasil penelitian ini bahwa beratnya punishment yang diterima oleh santri di sesuaikan oleh pelanggaran yang dilakukan. Dalam program ini tentunya ada sebuah supervise baik langsung maupun tidak langsung yang berkoordinasi dengan pengurus pondok pesantren. Dampak Penerapan Hukuman Penerapan punishment di Pesantren Miftahul Huda Nuruddin terbukti efektif dalam meningkatkan disiplin santri. Punishment yang diberikan tidak hanya berfungsi sebagai sanksi tetapi juga sebagai alat pendidikan untuk menyadarkan santri dan mengajari mereka pentingnya kedisiplinan. Penelitian ini menyoroti pentingnya penyesuaian punishment berdasarkan tingkat pelanggaran, sehingga santri dapat memahami konsekuensi dari tindakan mereka dan memperbaiki perilaku di masa depan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan mengenai bagaimana penerapan punishment dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk kedisiplinan santri di lingkungan pesantren.
Downloads
References
Embong, Martina. “Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas Viii Pada Smp Negeri 1 Suppa Melalui Layanan Bimbingan Sosial.” Jurnal Kependidikan Media 10, no. 2 (2022): 103–17. https://doi.org/10.26618/jkm.v10i2.7957.
Ernawati, Ika. “Pengaruh Layanan Informasi Dan Bimbingan Pribadi Terhadap Kedisiplinan Siswa Kelas Xii Ma Cokroaminoto Wanadadi Banjarnegara Tahun Ajaran 2014/2015.” G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling 1, no. 1 (2019): 1–13. https://doi.org/10.31316/g.couns.v1i1.40.
Fikri, Aiman. “Reward Dan Punishment Dalam Persfektif Pendidikan (Implementasi Reward Dan Punishment Dalam Proses Kegiatan Pembelajaran).” Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Dan Kajian Islam 1, no. 1 (2021): 1–16.
Hiljati, Arif. “Peran Guru Dalam Pendidikan Karakter Di Era Globalisasi” 11, no. 1 (2017): 92–105.
Meriza, Iin. “PENDIDIKAN,” n.d., 37–46.
Muaja, Harly Stanly. “Dilema Hukuman Fisik Oleh Guru Kepada Siswa Di Sekolah.” Lex Et Societatis 9, no. 3 (2021): 1–13. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexetsocietatis/article/view/35091.
Sa’adah, Ummi. “Hukuman Dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Kedisiplinan Santri Di Pondok Pesantren.” Jurnal Pedagogik Vol. 4, no. 1 (2017): Hlm. 14-28.
Suarga, Suarga. “Hakikat, Tujuan Dan Fungsi Evaluasi Dalam Pengembangan Pembelajaran.” Inspiratif Pendidikan 8, no. 1 (2019): 327–38. https://doi.org/10.24252/ip.v8i1.7844.
Sukardi, Imam. “Pesantren : Realitas Pendidikan Islam Tradisional Indonesia.” Suhuf 30 N0. 2 (2018): 134. https://journals.ums.ac.id/index.php/suhuf/article/view/7638.
Sumiaty, Noneng. “Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pelaksanaan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Di Tengah Pandemi Covid-19.” Jurnal Intelektiva 3, no. 4 (2021): 56–67.



