PESANTREN SEBAGAI AGEN PERUBAHAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: ANALISIS STRUKTURASI ANTHONY GIDDENS
DOI:
https://doi.org/10.58791/drs.v27i02.906Keywords:
Kata kunci: Agen Perubahan; Anthony Giddens; Pendidikan Agama Islam; Pesantren; Teori StrukturasiAbstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pesantren sebagai agen perubahan pendidikan agama Islam melalui perspektif Teori Strukturasi Anthony Giddens. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur (library research) yang bersumber dari artikel jurnal ilmiah, buku, prosiding, tesis, disertasi, serta dokumen resmi yang relevan dengan pendidikan pesantren dan teori strukturasi. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) yang dipadukan dengan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren telah mengalami transformasi dari lembaga pendidikan Islam tradisional menjadi institusi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan masyarakat melalui inovasi kurikulum, pembaruan metode pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan program pemberdayaan masyarakat. Analisis Teori Strukturasi Anthony Giddens menunjukkan bahwa perubahan pendidikan di pesantren merupakan hasil hubungan timbal balik antara struktur berupa nilai-nilai keislaman, tradisi, kepemimpinan kiai, dan sistem pendidikan dengan agen yang terdiri atas kiai, ustaz, santri, pengurus, dan alumni. Interaksi tersebut menghasilkan reproduksi sekaligus transformasi struktur pendidikan yang tetap mempertahankan identitas pesantren di tengah dinamika sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesantren memiliki peran strategis sebagai agen perubahan pendidikan agama Islam karena mampu menjaga kesinambungan tradisi sekaligus melakukan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.




