TRANSFORMASI EVALUASI PAI: DEEP LEARNING DAN KURIKULUM CINTA DALAM KURIKULUM MERDEKA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.58791/drs.v27i01.802

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika implementasi evaluasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Kurikulum Merdeka serta merumuskan strategi pengembangannya melalui integrasi pendekatan deep learning dan prinsip Kurikulum Cinta. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan menganalisis dokumen, kebijakan, dan hasil-hasil penelitian terdahulu terkait evaluasi pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi PAI saat ini masih didominasi oleh tes kognitif tradisional, sehingga asesmen afektif-spiritual belum berjalan optimal. Sebagai solusi, pendekatan deep learning menunjukkan potensi pengembangan instrumen evaluasi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan Problem-Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Sementara itu, integrasi prinsip Kurikulum Cinta berpotensi menghumanisasi proses penilaian menjadi bersifat reflektif-transformatif melalui self-assessment akhlak, jurnal refleksi, dan dialog bimbingan berbasis rahmah, sehingga berkontribusi pada penguatan karakter dan regulasi emosi siswa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa transformasi evaluasi PAI memerlukan reformasi paradigma, peningkatan kompetensi profesional guru dalam menyusun instrumen inovatif, serta simplifikasi administrasi demi terwujudnya penilaian yang autentik dan pembentukan karakter peserta didik secara utuh.

Kata kunci: Deep learning; evaluasi PAI; Kurikulum Cinta; Kurikulum Merdeka.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-29