Dampak Judi Online Terhadap Pemenuhan Hak Istri Dan Hak Anak Di Desa Tenggor Kabupaten Gresik Perspektif Teori Kebutuhan Dasad Dan Maqasid Al-Shari'ah
DOI:
https://doi.org/10.58791/drs.v27i01.625Keywords:
Judi Online Hak Istri Hak Anak Teori Kebutuhan Dasar Maqasid al-Shari‘ah.Abstract
Maraknya judi online sebagai dampak perkembangan teknologi digital telah menimbulkan berbagai persoalan sosial dalam keluarga, termasuk terganggunya pemenuhan hak anak dan hak istri. Fenomena ini juga terjadi di Desa Tenggor Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik, di mana praktik judi online berdampak pada keharmonisan rumah tangga, stabilitas ekonomi, dan kondisi psikologis keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak judi online terhadap pemenuhan hak anak dan hak istri dalam perspektif teori kebutuhan dasar Abraham Maslow dan maqasid al-shari‘ah Jasser Auda. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio legal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Maslow, judi online menghambat pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, mulai dari kebutuhan ekonomi dan rasa aman hingga kebutuhan kasih sayang dan harga diri. Sementara itu, menurut perspektif Jasser Auda, judi online menunjukkan kegagalan menjaga maqasid al-shari‘ah, khususnya perlindungan jiwa, akal, keturunan, dan harta, sehingga diperlukan penanganan yang bersifat moral dan sistemik, tidak hanya hukum.




