Program Pendampingan Rutinitas ibadah harian Untuk Meningkatkan karakter Religius Siswa Kelas VII di MTs.Taswirul Afkar Surabaya

Authors

  • Nurul Istiqomah Fakultas Agama Islam Universitas Sunan Giri Surabaya Author
  • MUHAMMAD YUSRON MAULANA EL-YUNUSI Author
  • Nelud Darajatul Aliyah Author

DOI:

https://doi.org/10.58791/pkm.v1i02.148

Abstract

ABSTRAK

Rutinitas berasal dari kata rutin. yang memiliki arti prosedur yang teratur dan tidak berubah-ubah. Prosedur  itu sendiri adalah tahapan-tahapan tertentu pada suatu program yang harus dijalankan untuk mencapai suatu tujuan. Begitu juga Rutinitas dapat membantu untuk membangun kebiasaan yang sehat dan meningkatkan suasana hati apalagi dalam beribadah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa rutinitas yang dilakukan dengan stabil dapat membantu seseorang untuk menjaga suasana hati tetap baik dalam kondisi apapun. Terutama dalam pembentukan karakter religius. Semua itu butuh keteguhan pendirian dan selalu konsisten (Ajeg) dalam Bahasa Agamanya adalah “ Istiqomah” . Seorang Pendidik  tidak hanya penyampai ilmu pengetahuan tapi juga sebagai pembimbing dan pendamping, yang ikut mengawasi dan mengontrol siswa. Pendampingan dan pengawasan yang terlaksana dengan baik, akan memberikan kemanfaatan dan kebaikan baik dimasa sekarang maupun masa yang akan datang.

Kata Kunci: Pendampingan, Rutinitas, Karakter Religius

ABSTRACT

Routine comes from the word routine. which means regular and unchanging procedures. The procedure itself is certain stages in a program that must be carried out to achieve a goal. Likewise, routines can help to build healthy habits and improve mood, especially in worship. A study shows that a stable routine can help a person maintain a good mood under any circumstances. Especially in the formation of religious character. All of this requires steadfastness and always being consistent (Ajeg) in the language of the religion, namely "Istiqomah". An educator is not only a transmitter of knowledge but also a guide and companion, who supervises and controls students. Mentoring and supervision that is carried out well will provide benefits and goodness both now and in the future.

Keywords: Accompaniment, Routine, Religious Character

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR REFERENSI

Anggraeni, D. (2011). Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPS Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Sekaran 01 Semarang. Jurnal Kependidikan Dasar, 1(2), 194–205

Afnil. Guza, Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan UndangUndang Guru dan Dosen) Jakarta; Asa Mandiri, 2009), hlm. 5

Sardiman, A. M. (2005). Sardiman. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Hendayani, M. (2019). Problematika Pengembangan Karakter Peserta Didik di Era 4.0. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 183. doi:10.36667/jppi.v7i2.368

Rozali, A., & Muhtar, T. (2022). PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMPERTAHANKAN NILAI LUHUR KEBUDAYAAN BANGSA INDONESIA. Journal of Elementary Education, 05, 3

Kartono, K. (1985). Peranan Keluarga Memandu Anak. Jakarta: Rajawali.

Downloads

Published

2024-11-29