Pelatihan Amaliyah ASWAJA Berupa Doa Qunut Dengan Menggunakan Media Gambar ( Tulis) Untuk Kelas VII MTs. Taswirul Afkar Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.58791/pkm.v1i02.147Abstract
Abstrak
Berangkat dari misi visi MTs. Taswirul Afkar “ Terwujudnya peserta didik yang berprestasi, cerdas, berakhlaqul karimah dan berwawasan Ahlussunnah Wal jama’ ah” . mengambil kutipan dari maqolah Al Muhafadhotu ‘alaqodimissholih wal akhdzu bi jadidil ashlah yang artinya memelihara suatu hal baik yang masih relevan dan menambah hal-hal yang lebih baik tanpa meninggalkan sesuatu yang sudah ada sebelumnya. Mts. Taswirul Afkar memiliki muatan lokal yang salah satunya adalah mata pelajaran Aswaja. Akidah ahlussunah wal jama’ah dalam hal ini selalu memberikan ideologi diberikan kepada peserta didiknya untuk bekal pengetahuan kelak hidup bermasyarakat ketika dewasa mengenal dunia lebih luas. Sebagai antisipasi agar tidak mudah terpengaruh dan kadang sampai terjerumus dalam komunitas ektrim bahkan cenderung radikal. Diantara amaliyah Aswaja yaitu Doa Qunut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode kualitatif, dengan subjek pengabdiannya adalah siswa kelas VII yang teknik pengumpulan data dengan Observasi, wawancara dan dokumentasi. Pepatah mengatakan “ bisa karena terbiasa” doa qunut yang dibaca saat sholat subuh menjadi beban bagi siswa yang tidak hafal. Upaya untuk menyemangati beribadah maka digunakan media tulis agar terbiasa dibaca pada yang akhirnya berujung hafal.
Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Sekolah, Pelatihan, amaliyah ASWAJA, doa qunut, media, MTs. Taswirul Afkar Surabaya.
Abstract
Departing from the mission and vision of MTs. Taswirul Afkar "Creating students who are outstanding, intelligent, have good morals and have the insight of Ahlussunnah Wal Jama'ah". taking a quote from maqolah Al Muhafadhotu 'alaqodimissholih wal akhdzu bi Jadidil ashlah which means maintaining something good that is still relevant and adding better things without abandoning something that already existed before. Mts. Taswirul Afkar has local content, one of which is the Aswaja subject. In this case, the ahlussunah wal jama'ah creed always provides an ideology given to students to provide knowledge for future life in society when they grow up to know the wider world. As a precaution against being easily influenced and sometimes falling into extreme communities that even tend to be radical. Among Aswaja's practices is the Qunut Prayer. In this research, qualitative methods were used, data collection techniques using observation, interviews and documentation. The saying "you can get used to it" says the qunut prayer that is read during the morning prayer becomes a burden for students who don't memorize it. In an effort to encourage worship, written media is used to get used to reading, which ultimately leads to memorization.
Keywords: Effectiveness, ASWAJA practice, qunut prayer, media, MTs. Taswirul Afkar Surabaya
