TEORI MULTIPLE INTELLIGENCES: MENGENAL RAGAM KECERDASAN PADA ANAK USIA DINI

Authors

  • raudatul hasanah IAI Darussalam Martapura Author
  • maulida hayatina IAI Darussalam Martapura Author
  • Annisa Madina IAI Darussalam Martapura Author

Abstract

 Abstrak

 

Salah satu hal yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah kecerdasan. Kecerdasan yang di latih untuk meningkatkan daya hidup manusia dalam kehidupannya. Kecerdasan yang dimiliki manusia terdapat sembilan macam yang memang tidak semua ada dalam dirinya. Kecerdasan ini disebut dengan multiple intelligence bermakna kecerdasan ganda. Teori Multiple Intelligences merupakan teori kecerdasan yang dikemukakan oleh Howard Gardner, seorang psikolog dari Harvard University, bahwa setiap anak punya kecenderungan kecerdasan dari sembilan kecerdasan. Pendekatan kecerdasan majemuk (multiple intelligences) pada pendidikan anak usia dini sangat penting terutama untuk mengenali perbedaan individu anak didik. Implikasi teori kecerdasan majemuk dlam pembelajaran adalah bahwa pendidik perlu mengenali modalitas kecerdasan yang dimiliki tiap-tiap anak. Sehingga dengan strategi dan pendekatan yang bervariasi maka diharapkan anak dapat tergali modalitas yang menjadi gaya dan cara belajar anak sehingga minat dan bakat anak dapat dikenali sejak dini. Setiap individu memiliki satu atau lebih kecerdasan yang dominan. Teori Multiple Intelligences dapat digunakan untuk membimbing dan mengembangkan potensi anak sesuai dengan kecerdasannya. Guru harus memahami kebutuhan khusus dan kebutuhan individual anak untuk mengembangkan kecerdasan mereka secara optimal.

 

Kata kunci: Anak Usia Dini; Multiple Intelligences 

Downloads

Published

2025-12-08