STRATEGI INTEGRASI HALAL SUPPLY CHAIN MANAGEMENT BAGI INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) DI INDONESIA (Studi Meta-Sintesis Literatur Dan Kerangka Konseptual)
DOI:
https://doi.org/10.58791/febi.v7i01.702Keywords:
Halal Supply Chain Management, IKM, Meta-Sintesis, Maqasid Syariah, Ketertelusuran DigitalAbstract
Indonesia memiliki ambisi besar menjadi pusat produsen halal dunia, namun Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai tulang punggung ekonomi nasional masih menghadapi kendala sistemik dalam mengimplementasikan manajemen rantai pasok halal yang terintegrasi. Keterbatasan modal, infrastruktur, dan akses terhadap pemasok bersertifikat menjadi hambatan utama dalam memenuhi mandat Undang-Undang Jaminan Produk Halal (JPH). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi integrasi Halal Supply Chain Management (HSCM) yang adaptif dan aplikatif khusus bagi sektor IKM di Indonesia dengan memitigasi risiko kontaminasi pada setiap titik kritis rantai pasok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode meta-sintesis literatur. Data diekstraksi dari artikel ilmiah bereputasi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (2016-2026) dan dokumen regulasi otoritatif. Analisis dilakukan melalui teknik analisis isi tematik untuk melakukan dekonstruksi dan rekonstruksi temuan primer. Penelitian merumuskan "Strategi Integrasi HSCM Adaptif" yang bertumpu pada tiga pilar utama: (1) Kepatuhan syariah mandiri berlandaskan prinsip Maqasid Syariah; (2) Efisiensi manajerial melalui kolaborasi klaster logistik IKM untuk meningkatkan daya tawar pengadaan; dan (3) Transparansi digital melalui alat traceability sederhana berbasis QR-Code. Model integrasi ini memungkinkan IKM untuk menjamin halal integrity secara end-to-end tanpa beban finansial yang eksesif. Implikasi dari penelitian ini memberikan panduan strategis bagi pemangku kebijakan untuk menyelaraskan regulasi JPH dengan realitas operasional IKM guna memperkuat daya saing ekosistem halal nasional di pasar global.


